SOFYA W.D.
Pemain.Juga Sutradara.
Pendidikan : HIS. Lahir di Bandung, 12 Oktober 1925. Meninggal dunia di Jakarta, 22 Juli 1986. Ketika main sandiwara (dimasa pendudukan Jepang, 1942-1945) masih menggunakan nama Sofia. Hingga jadi pemain utama dalam filmnya pertama, Air Mata Mengalir di Tjitarum (1948). Nama Sofia Waldy digunakan setelah dinikahi aktor-pelawak S. Waldy (1919-1968). Kemudian dikenal sebagai Sofia W.D. (mulai 1964), karena menikah dengan aktor W.D. Mochtar (1928-1997). Tapi Sofia tidak sekedar beraksi di depan kamera, diapun mempelajari soal editing, kamera dan tehnik penyutradaraan waktu terikat kontrak di perusahaan Tan & Wong. Merangkap sebagai asisten juru kamera dalam pembuatan Djula Djuli Bintang Tiga (1954). Menyutradarai pertama kali dalam Badai Selatan (1960), yang dibintangi W.D. Mochtar. Hasil penyutradaraan lainnya adalah Si Bego dari Muara Tjondet (1970), Melawan Badai (1974) dan jangan Menangis Mama (1977). Namun lebih menonjol sebagai pemain, aktris pembantu terbaik pada FFI 1973 lewat Mutiara Dalam Lumpur (1972). Diapun aktif dalam organisasi, bahkan terpilih sebagai ketua umum PARFI 1971-1974. Hingga menjelang akhir hayat masih aktif bermain, antara lain dalam Yang Kukuh Yang Runtuh pada 1985.

Filmografi : Air mata Mengalir di Tjitarum (1948), Bengawan Solo (1949), Tirtonadi (1950), Airmata Pengantin (1952), Pandji Semirang (1953), Senen Raja (1954), Kunang-Kunang (1957), Gending Sriwijaya (1958), Sepiring Nasi (1960), Dilereng Gunung Kawi (1961), Penjesalan (1964), Tikungan Maut (1966), Laki-laki Tak Bernama (1969), Samiun dan Dasima (1970), Airmata kekasih (1971), Andjing-andjing Geladak (1972), Tabah Sampai Akhir (1973), Ratapan dan Rintihan (1974), Saijah dan Adinda (1975), Hanya untukmu (1976), Karena penasaran (1977), Binalnya AnakMuda (1978), Diujung Malam (1979), Perempuan Dalam Pasungan (1980), Merenda Hari Esok (1981), Halimun, Roro Mendut (1982), Budak Nafsu (1983), Untukmu Kuserahkan Segalanya (1984), Memburu Mekelar Mayat (1986).
 
Sumber : Sinematek Indonesia